Riding Pagi ke Magetan

Kediri – Berbekal 2 motor sama-sama GL-max spesifikasi standar milik saya dan GL-Max milik sodara dengan mesin sudah di upgrade Megapro berangkat menuju Magetan jam 05:30, perjalanan yang paling menyenangkan itu di pagi hari😀

Berangkat dari rumah kandangan tak lupa diiringi dengan bismillahi tawakaltu… memasuki pare lalu lintas masih lengang, melewati pasar Bogo ada pertigaan belok kanan, jalan ini merupakan alternatif lebih cepat menuju pertigaan Mengkreng, jadi tidak sampai melewati Papar. Meskipun jalannya sempit tapi aspalnya mulus dan hambatannya sedikit karena tidak begitu banyak area penduduk.  Jadi saya bisa memacu si Maxxi sampai 80kpj. Sampai di pertigaan Mengkreng sudah ramai kendaraan, perasaaan jalur ini tidak pernah sepi hehehe..

Memasuki Nganjuk sekitar jam 06:15, lalu-lintas semakin padat karena anak-anak sekolah sudah mulai jalan menuju sekolah, alhasil memacu kecepatan hanya dikisaran 60kpj, keluar dari Nganjuk kota pun hanya bisa memacu tak lebih dari 70kpj. Daerah hutan Caruban, sebenarnya mau memacu kecepatan lebih cepat namun karena banyak truk yang bertonasi besar yang jalannya aduhai pelannya maka tidak bisa lebih cepat, mau nyalip juga pikir-pikir karena marka jalan lebih banyak bersambung daripada yang putus-putus, nekat mendahului di area marka jalan juga tidak berani lha wong  katanya di daerah hutan caruban itu banyak CCTV yang tersambung dengan pos polisi, kalau tetap nekat mendahului nanti di depan akan kena tilang, yowes jadi harus bersabar. Sampai di rawa-rawa sebelum perlintasan kereta api istirahat dulu kira-kira jam 07:00 setidaknya istirahat setengah jam lah😀

Foto-1333

Ohya, rawa di daerah Caruban ini sebenarnya ada airnya, beberapa waktu lalu ketika ke Magetan dan istirahat disini masih ada orang mancing, sekarang kering dan ditanami palawija oleh penduduk setempat.

Foto-1336

Cukup setengah jam lanjut perjalanan lagi sampai di kantor DPRD Kabupaten Madiun ambil belok kiri, alternatif menuju Madiun kota. Jalannya agak sempit dan didominasi pedesaan dan persawahan yang luas. Sempat melewati pasar besi alias pasar loak di kotamadya Madiun, mampir bentar demi melihat lapak-lapaknya, ternyata cukup komplit juga, mulai dari spare part bekas motor, mobil dan truk tersedia semua.

images

Berhubung terburu waktu jadi tidak sampai lama di pasar langsung menuju daerah Wungu rumah saudara. Alhamdulillah kira-kira jam 08:00 sudah tiba rumahe saudara berada di belakang polsek Wungu, Madiun. Kemudian lanjut ke Magetan, ada beberapa urusan di Maospati.

Galeri | Pos ini dipublikasikan di Riding dan Kuliner dan tag , , , , , , , , , . Tandai permalink.

9 Balasan ke Riding Pagi ke Magetan

  1. touringrider berkata:

    lewat monoasri, madiun itu namanya. bisa tembus rumahku. deket malahan.hehehe.. kalau pasar bogo ke uatara itu juga jalur favoritku klo mudik mobilan pas masih domisili jadi wong pare.

  2. Mas Sayur berkata:

    lho..itu gambar rawa-rawa di alas saradan kuwi,to…?

    • omanfaqod berkata:

      iya mas, garing do ditanduri jagung

      • Mas Sayur berkata:

        kawit biyen mulo uasanane tetep ngunu…
        nostalgia jaman SMA ku nang ponorogo trus sering mulih nang jember liwat kene…
        sekali pernah bawa shogun r 97 lewat sini.. woooh..adoh… sampek 8 jam”;je 😦
        mending liwat nggalek-T.agung-blitar-dampit-lumajang jember..mung 6 jam…

  3. omanfaqod berkata:

    mas sayur: wuooo sm pyn ng pono rock go to?
    mulihe mben minggu po mben ulan mas hehehe uadoh banget wi

  4. hutomo berkata:

    belakang polsek wungu. tetangganya pak martono ya….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s