Hikmah Mengingat Orang Mati

perihal-kematian-2

Kesekian kalinya pengalaman melayat ke orang muslim yang meninggal, kesekian kalinya juga mengetahui ketika sampai di tempat pemakaman melihat proses jenazah dikebumikan, melihat liang lahat yang begitu sempit, disitulah dia (orang meninggal) akan berbaring, terbujur kaku terbungkus kafan..
Hati ini selalu bergetar membayangkan bagaimana apabila berada di tempat yang sesempit itu. Tidak hanya itu, setelah dibaringkan kemudian diuruk dengan tanah apa yang bisa dirasakan di tempat yang sesempit itu??
Saat memandikan atau menyolatkan mungkin manusia belum terasa tersentak batinnya menyaksikan mayat di depannya dalam kondisi terbungkus kafan. Namun ketika memasukkan ke liang lahat untuk dikubur maka suasana berubah menjadi haru dan pikiran menerawang.
Merupakan tanda dari Allah bahwa kelak manusia meninggal tidak membawa apa-apa, harta pun tidak dibawa mati, rumah dan segala fasilitas dunia pun tertinggal begitu saja, tidak ada yang mengurusnya kecuali ahli waris. Kemudian bagi yang meninggal apa yang bisa dijadikan bekal di akhirat nanti?

 

Iklan
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Serba-serbi dan tag , , . Tandai permalink.

4 Balasan ke Hikmah Mengingat Orang Mati

  1. Mochammad berkata:

    … maka kita harus rajin melayat biar kita ingat mati dan kita akan selalu beramal baik.

    🙂 Salam,

    Mochammad
    http://mochammad4s.wordpress.com
    http://piguranyapakuban.deviantart.com

  2. Kelana 97 berkata:

    Perbanyak amal & ibadah. Ingat hidup hanya sementara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s