Kenapa Harus Warna Kuning??

kuning

Tahukah alasan lampu sein berwarna kuning?
Menurut penjelasan pakar fisika yang juga staf pengajar Departemen Fisika FMIPA UI, Dr. Terry Mart, Unsur Cahaya Kuning pada Turn Lamp alias Lampu Sein memiliki panjang gelombang 0,58 mikron, dengan tingkat sensitivitas terhadap mata manusia sebesar 0,85 (skala 1.0). “Artinya, mata manusia sangat sensitif terhadap warna kuning dan hijau,” papar pria ramah ini.

Studi NHTSA (National Highway Traffic Safety Administration) tahun 2008 menunjukkan bahwa tingkat respon pengendara meningkat 28% ketika melihat lampu sein berwarna jingga ketimbang lampu sein berwarna merah. Kemudian beberapa penelitian tahun 2009 menunjukkan bahwa lampu sein dengan mika bening dan bola lampu jingga kurang menarik perhatian pengemudi pada siang hari ketimbang lampu sein dengan mika berwarna jingga dan bola lampu bening.
Baru pada tahun 1960 peraturan jalan raya di Amerika mengharuskan bahwa lampu sein harus berkedip dengan tingkat kedipan 60-120 kali per menit dan tuas pengaktif lampu sein harus dapat kembali secara otomatis ketika posisi setir telah kembali lurus. Bahkan peraturan internasional mengharuskan adanya tanda audio berupa bunyi “tik-tok” dan tanda visual pada panel instrumen ketika lampu sein dihidupkan.
Sebelumnya meski telah berkedip, namun lampu sein masih berwarna bening, dan tahun 1963 muncul peraturan bahwa mika/lensa lampu sein harus berwarna jingga. Peraturan ini awalnya diterapkan di Amerika (kecuali Amerika Utara dimana lampu sein boleh berwarna merah/jingga) dan akhirnya diterapkan oleh produsen kendaraan di seluruh Dunia.

Nah.. Mengingat betapa pentingnya peranan lampu sein seperti disebutkan diatas. Saya sarankan yang telah merubah spesifikasi lampu sein agar mengembalikannya ke keadaan Standar..

Keep Safety Riding..

 

*dikutip dari beberapa sumber

Iklan
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Serba-serbi dan tag , , . Tandai permalink.

4 Balasan ke Kenapa Harus Warna Kuning??

  1. Kelana 97 berkata:

    Nice info… Baru tahu Saya.

  2. Lampu kuning dan Hijau itu memang sensitip untuk mata tapi lampu merah tidak mas, Lihat aja banyak pengendara modar kerna menerobos lampu merah kerena matanya tidak sensitip terhadap lampu merah bahkan untuk membuktikan itu lampu merah di ganti aja dengan inflared supaya jelas dan membuat pandangan tak jelas sehingga pengendara akan berhenti…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s