Berikut Faktor Ketidaksopanan Pemotor di Jalan

Saya tidak begitu tertarik untuk mengulas lebih dalam mengenai munculnya motor baru yang semakin tidak terkendali dewasa ini. Tidak terkendali dalam artian kecanggihan teknologi yang berlebihan, terlebih volume silinder yang semakin membengkak. Kemudian dari segi kuantitas yang pastinya semakin banyak. Saya maklumi apabila kecanggihan itu terkait dengan regulasi pemerintah yang mengharuskan kendaraan yang memiliki Standar Emisi Euro 3 demi keramahan lingkungan, kemudian munculnya fitur-fitur baru termasuk penggunaan RRA (roller rocker arm) demi kenyamanan pengendara karena minim getaran dan lain sebagainya.

Namu tahukah sebenarnya yang menjadikan pengendara semakin tidak sopan, ugal-ugalan dan tidak beradab, bahkan cenderung timbul congkak di jalan karena merasa motornya paling besar, banyak kasus kecelakaan kendaraan roda dua dijalan, itu semua dikarenakan volume silinder yang semakin membengkak. Lihat saja semakin kesini bertambah besar. Dulu standar motor bebek itu paling tinggi hanya 100 cc, motor sport 125 cc, memang ada yang lebih tinggi itu pun masih termasuk jarang. Bahkan ketika ada motor keluaran terbaru pun ketika test ride yang selalu dicoba adalah top speed. Laaah..arep digawe nyangdi?!

Ini pelan-pelan mensugesti masyarakat untuk cenderung menggeber kendaraannya dengan lebih cepat yang pada gilirannya timbul congkak dan berlebihan dalam berkendara seperti ngebut tak tahu aturan, tidak sopan dijalan. Memang tidak semuanya karakter pengendara seperti itu, tapi sedikit.

Saya kira formula yang tepat apabila pihak yang berwenang selalu mengkampanyekan berkendara dengan baik dan santun di jalan, menjadikan keselamatan adalah sebuah kebutuhan seperti yang sudah digalakkan.

481412_10151414271058804_834713732_n

Iklan
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Serba-serbi dan tag , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Berikut Faktor Ketidaksopanan Pemotor di Jalan

  1. Kelana 97 berkata:

    Betul juga yah 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s