Masjid Jami’ Ismail Lawang Malang, Cocok untuk Istirahat dan Sholat Bagi Para Musafir

Hari minggu kemarin saya dan keluarga dari Krembung berangkat menuju ke Malang karena ada urusan keluarga dengan mengendarai Mobil, berangkat sudah agak siang jam 10:30 biasa kalau orang banyak itu ada saja ribetnya hehehe..dan pulangnya sudah sore jam 17:00 baru berangkat, itu berarti perjalanan pulang bersamaan dengan kendaraan lain yang pulang berlibur dari Malang menuju arah Surabaya. Sudah bisa dipastikan ruas jalan menuju Blimbing padat merayap hanya bisa berjalan dikisaran 20kpj, kondisi ini terjadi hingga ketika saya sampai di Lawang masih pukul 18:30, berhubung belum sholat Maghrib maka saya putuskan untuk istiahat sebentar untuk menunaikan ibadah sholat Maghrib sekalian istirahat karena kaki pegal juga harus sering angkat dan tekan kopling.

Masjid yang saya tempati untuk istirahat ini cukup nyaman, meskipun parkiran kurang luas dan berada di pinggir jalan yang saat itu sedang macet, cukup rawan. Namun tidak perlu khawatir karena ada crew parkir masjid yang selalu stand by untuk mengamankan area parkir yang dekat dengan jalan. misalnya ada pengendara yang nylonong dari kiri sudah bisa dipastikan bakal dihalau oleh para crew tadi.πŸ˜€

16122012(010)

Masjid yang terletak di desa Bedali Lawang ini sangat cocok untuk orang yang bepergian jauh dan ingin istirahat disini, tempat wudlunya bersih, air yang keluar dari kran melimpah, segar, dan tentunya dingin karena masih termasuk dataran tinggi, (jadi ingat masjid di Pujon) berhubung mulai lelah dan gerah maka saya putuskan untuk mandi karena ternyata setiap kamar mandi (kurang lebih ada 5 KM) disediakan sabun mandi.

Yang paling unik menurut saya adalah kran mandinya itu ada pelampung yang digunakan sebagai indikator untuk menutup aliran air, apabila pelampung tadi sejajar tingginya dengan kran maka airnya akan berhenti mengalir. Sebaliknya, jika air dalam bak mandi berkurang dan pelampungnya lebih rendah dari kran, maka secara otomatis kran terbuka dan air pun mengalir melimpah mengisi bak mandi.πŸ˜€ cukup berguna karena umumnya kran di masjid terutama di kamar mandinya itu model manual, yang mana memiliki kekurangan misalnya ketika bak mandinya sudah penuh namun krannya tidak tertutup, air pun tetap mengalir tidak terkendali.

16122012(006)

Setelah selesai mandi sekalian wudlu bergegas tuk sholat Magrib, ruang ibadahnya luas dan hening jadi meskipun suara gemuruh di jalan pun tidak akan sampai mengganggu kekhusyukan beribadah.

ruangan luas

ruangan luas

16122012(009)

Jangan lupa ketika hendak melakukan perjalanan kembali sedianya untuk mengisi kotak amal seikhlasnya..πŸ™‚

Galeri | Pos ini dipublikasikan di Riding dan Kuliner dan tag , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Masjid Jami’ Ismail Lawang Malang, Cocok untuk Istirahat dan Sholat Bagi Para Musafir

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s