Jembatan Terbengkalai, Sing Ndandani Nang Ndi?

Sudah lama tidak pegang setang bundar ketika pegang lagi langsung keluar kota ternyata feeling dan haluan saya masih cukup reflek, mungkin karena jam terbang saya sudah banyak hehehehe jadi ingat pertama kali belajar bawa mobil waktu itu saya masih duduk di kelas 4 SD šŸ˜€ dan pada usia SMP saya sudah berani (karena mampu) keluar kota, bukan karena nekat. Meskipun jiwa ABG namun pada waktu itu cara berkendara saya tidak srunthulan seperti ABG pada umumnya. Dan uniknya dulu saya baru belajar motor pada usia SMP šŸ˜€

Karena ada kesempatan kemarin waktu pulang ke Sidoarjo kira-kira mendekati perempatan Mojokerto terjadi kemacetan panjang yang disebabkan oleh pembangunan jembatan. Seperti biasa ketika ada proyek di jalan entah bangunan gorong-gorong, pengaspalan jalan atau pembangunan jembatan selalu ada beberapa orang yang membawa timba atau wadah yang difungsikan sebagai permintaan sumbangan ala kadarnya yang ditujukan kepada para pemakai jalan yang lewat terutama. Kebetulan jembatan yang dibangun sudah sebulan lebih belum juga ada tanda-tanda perbaikan yang signifikan alias masih 50%.

07122012(001)

Ironinya adalah dimanfaatkan oleh orang-orang tertentu (mungkin penduduk setempat) untuk mengambil keuntungan dengan meminta sumbangan yang entah sumbangan itu untuk apa, dan proyeknya pun terkesan terbengkalai. Kalau maksudnya untuk membantu memperlancar atau mengurai kemacetan toh jalurnya sudah dua arah dan tidak membutuhkan bantuan tuk mengurai kemacetan. Yang penting jalan pelan-pelan karena biasanya yang mengakibatkan kendaraan menumpuk itu truk besar dan itu tidak menjadi soal karena jalur daruratnya sudah lebar dan bisa dilalui.

tidak ada pekerja

tidak ada pekerja

Apakah pungli ini bisa ditertibkan? saya kira sulit karena ini sudah menjadi bagian dari fenomena sosial seperti halnya polisi cepek atau peminta sumbangan masjid di pinggir-pinggir jalan.

 

Iklan
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Serba-serbi dan tag , , , . Tandai permalink.

3 Balasan ke Jembatan Terbengkalai, Sing Ndandani Nang Ndi?

  1. kong berkata:

    ki opo sing sak durunge rel kae?opo sing pelebaran jalan

  2. touringrider berkata:

    coba di Jateng/jabar.. jarang ada mas kayak gini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s