Kerasnya Spacy

Minggu kemarin benar-benar hari yg melelahkan buat saya, biasanya seminggu dua kali pulang ke Sidoarjo namun minggu kemarin hampir tiap hari Pulang-Pergi Kediri Sidoarjo karena ada beberapa urusan. Mengingat jarak tempuh yang lebih dari 6okm dan itu berarti anggaran minum bensin si Maxxi agak membengkak hehehe, paling irit si Maxxi mampu menempuh 46km/liter, maka saya putuskan untuk memakai kendaraan matic milik orang rumah, si Nency alias Honda Spacy FI 😀 1 liter premium mampu menempuh jarak 55km dengan kecepatan tidak lebih dari 70km/jam. Mungkin bisa dapat lebih apabila kecepatan konstan 60km/jam namun tidak efektif apabila dipakai riding jarak jauh karena pastinya lebih cepat capek.

Selain itu memang saya juga ingin mengetahui bagaimana rasanya perjalanan jauh menggunakan matic. Sebelumnya tidak pernah saya lakukan karena sehari-hari penunjang mobilitas saya adalah si Maxxi, motor Sport Honda GL-Max yg sudah cukup nyaman untuk melintasi jalanan Kediri Sidoarjo yg terkenal labil dan berlubang.

Selama riding memakai si Nency nilai plus yang dapat dirasakan adalah konsumsi bensin yg irit, tarikan yg cukup responsif meskipun tidak seperti Beat, suspensi yg empuk, tidak seperti Mio atau pun Beat yg keras. Namun ketika mencapai perjalanan 40km lebih, saya sudah merasakan capek dan pegal dipinggang dikarenakan joknya yg keras, mengharuskan saya harus beristirahat sebentar padahal perjalanan baru ditempuh satu jam. Sangat disayangkan dengan kelebihan yg ada ternyata masih saja ada kekurangannya, padahal kalau jok dibuat empuk pasti ada poin lebih bagi kalangan bikers yg benar-benar mencari fungsional dari sebuah kendaraan roda dua.

Apa memang dibuat seperti itu? seperti halnya si Mio yg suspensinya dirancang keras namun dikompensasikan joknya yg empuk karena produk Yamaha ini mengacu pada kestabilan handling sedangkan si Nency mengacu pada matic yg empuk namun joknya yg keras…

bersanding dg si Mio di Slatri, Malang

Hmm mungkin kedepannya nanti akan saya ganti jok covernya yg lebih fleksibel, biar lebih nyaman dan empuk. Kalau tidak, maka harus siap-siap panggil tukang pijat tiap sehabis riding 😀

 

 

 

Iklan
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Riding dan Kuliner dan tag , . Tandai permalink.

11 Balasan ke Kerasnya Spacy

  1. Kelana 97 berkata:

    Untuk riding jarak jauh memang jenis matic mungil nggak nyaman Sob, GL Max kayaknya lebih pas. Juga kayaknya postur Bro Oman lebih pas pakek jenis sport 🙂 IMHO

  2. omanfaqod berkata:

    malah iso ngorok barang og jarene hihihihihi

  3. touringrider berkata:

    spacy, 125, supra x helm in didesain jok tipis karena mengejar biar lega bisa masuk helmnya di bagasi.

  4. Arbi Mahendra berkata:

    nambah mas bro tuk kelemahan nih motor….kaki belakang yang terlalu rendah kagak bisa ditinggi-in lge, mboncengin yang beratnya sedikit over, pazzzzzzti nggasruk polisi tidur, padahal dah kadung kebeli tuh motor….solusi nambah sedikit anggaran tuk nggantiin sockbekker, bisa gunain kaki bawaan vario 125

  5. M.yusuf berkata:

    Jok memang keras,tapi sebenarnya yang keras suspensinya,konsekuensi groundclearence rendah,body gambot dan kestabilan

  6. dicky berkata:

    setuju om, jok spacy memang menyiksa ridernya klo dipake buat jarak lebih dr 10km, saya pun sedikit menyesal beli spacy, tadinya kepincut fitur helm in, eh ga taunya kita butuh fitur pijat in, ganti pelapis jok nya aja kurang maximal, sepertinya hrs bikin jok custom dengan busa tebal dan rela ngilangin fitur helm in nya…

    ditunggu kunjungan baliknya om di http://www.sentrasenter.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s